BALIKPAPAN,Kaltimonline.com – Ribuan tenaga pendidik di Kota Balikpapan memeriahkan jalan santai yang dilaksanakan di lapangan merdeka, Minggu (1/12/2024).
Menurut Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, pihaknya berahrap momen ini juga menjadi sarana refleksi. Betapa pentingnya peran guru dalam membangun SDM yang unggul.
“Kami paham untuk mencapai visi misi, guru memerlukan lingkungan yang kondusif, sarana prasarana yang memadai,” tegasnya.
Lanjut Rahmad, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Balikpapan. Baik melalui program pelatihan guru, penyedian fasilitas pendidikan.
“Karena saya percaya, maju mundurnya suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan dan peran para guru,” ujarnya.
Sementara itu, Puguh Birowo Ketua PGRI Kota Balikpapan mengatakan, PGRI Kota Balikpapan melaksanakan jalan santai, yang mana rangkaian dimulai dari porseni, lomba-lomba dan 25 November upacara.
“Hari ini dihadiri semua guru di Kota Balikpapan, baik negeri dan swasta,” akunya.
Kemudian pada 4 Desember akan ada seminar di gedung kesenian yang diwakili 750 guru.
“Semua guru kami libatkan dalam setiap kegiatan, apalagi pemeruntah sudah menaikkan tambahan penghasilan untuk berjuang demi pendidikan,” katanya.
Berita sebelumnya, Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 79 tahun, Pemerintah Kota Balikpapan menggelar upacara peringatan di BSCC Dome, pada Senin (25/11/2024).
Walikota Balikpapan Rahmad Masud , menekankan pentingnya bagi para guru untuk mengikuti perkembangan global. “Guru juga harus lebih update terkait perkembangan global agar bisa dengan mudah mengajar kepada siswa untuk melahirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggulan,” katanya.
Selain itu, Rahmad berharap para guru dapat semakin sejahtera dan merasa terdorong untuk semakin berkomitmen dalam mencerdaskan bangsa. Bahwa kualitas SDM guru menjadi prioritas, dengan pemerintah terus memberikan pelatihan kepada seluruh guru, baik negeri maupun swasta, di Balikpapan.
Selain itu, Lanjut Rahmad, pihaknya menekankan bahwa pengembangan SDM guru tidak hanya bertujuan untuk mencerdaskan secara intelektual, namun juga secara spiritual.
“Kecerdasan intelektual itu penting tapi lebih penting lagi kecerdasan spiritual sehingga mereka akan tumbuh menjadi generasi yang intelektual dan juga spiritual,” tambahnya.
Menurut Rahmad, kecerdasan intelektual dan spiritual merupakan kombinasi yang sangat penting untuk menjaga jati diri bangsa. Ia berharap, dengan peningkatan ini, Kota Balikpapan dapat berkontribusi pada terwujudnya Indonesia Emas 2045. (ADV)






