BALIKPAPAN – Peningkatan kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Balikpapan menjadi perhatian serius berbagai pihak. Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Gasali, menegaskan bahwa langkah pencegahan dan edukasi yang berkelanjutan harus diperkuat untuk menekan angka kasus tersebut.
“Kami sangat prihatin dengan meningkatnya kasus ini. Edukasi dan sosialisasi harus terus dilakukan agar masyarakat semakin sadar akan bahaya kekerasan terhadap anak dan perempuan,” ujar Gasali, Selasa (11/2).
Menurutnya, salah satu upaya efektif adalah memberikan pemahaman sejak dini melalui jalur pendidikan dan siraman rohani, sehingga kesadaran masyarakat meningkat. Gasali juga menekankan pentingnya pelaporan bagi para korban kekerasan agar kasus yang terjadi dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat oleh pihak berwenang.
“Jangan takut untuk melapor. Pihak berwenang siap membantu dan menindaklanjuti setiap laporan. Komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat hukum sangat penting dalam menangani kasus-kasus ini,” tegasnya.
DPRD Kota Balikpapan berharap adanya koordinasi yang lebih erat antara pemerintah, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak dan perempuan.






