Kebakaran di Sepinggan Tewaskan Pasangan Lansia, BPBD Balikpapan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

BALIKPAPAN-Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman di Jalan Prona 3 RT 19, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Minggu (2/11/2025) dini hari. Dua warga lanjut usia (lansia) dilaporkan tewas setelah terjebak di dalam rumah yang terbakar.

Korban diketahui pasangan suami istri, Jaman Tampubolon (70) dan Yeti Magladena (65). Keduanya ditemukan meninggal dunia di lokasi setelah petugas melakukan penyisiran usai proses pemadaman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.15 WITA. Tim gabungan dari Pos Balikpapan Selatan dan Balikpapan Timur langsung dikerahkan ke lokasi.

“Begitu mendapatkan laporan pukul 04.15, tim kami langsung bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 04.20. Api berhasil dipadamkan pada pukul 04.47 WITA, kemudian dilanjutkan proses pendinginan,” jelas Usman, Minggu (2/11/2025).

Menurutnya, dalam insiden tersebut satu unit rumah hangus terbakar dan dua orang penghuni meninggal dunia. Petugas sempat kesulitan mengevakuasi korban karena keduanya diduga sudah tidak sempat keluar saat api cepat membesar.

“Setelah pendinginan, tim menyisir sisa-sisa kebakaran dan menemukan kedua korban di dalam rumah. Jasadnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk proses visum dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga,” terangnya.

Proses pemadaman dan evakuasi melibatkan sejumlah unsur, antara lain BPBD, TNI–Polri, PLN, PDAM, Dinas Perhubungan, relawan, serta masyarakat sekitar. Berkat kerja sama lintas sektor, api berhasil dikendalikan kurang dari satu jam.

Usman menyampaikan rasa duka mendalam atas peristiwa yang merenggut dua nyawa tersebut. “Kami turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya kedua korban. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan Dinas Sosial untuk memastikan penanganan lanjutan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Terkait penyebab kebakaran, BPBD masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Namun Usman mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, terutama pada malam hari saat sebagian besar warga beristirahat.

“Untuk penyebab awal masih dalam proses pemeriksaan. Kami mengimbau warga agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, baik dari korsleting listrik, penggunaan kompor gas, maupun lilin,” tegasnya.

Usman juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan lingkungan sebagai langkah pencegahan dini. “Kami selalu mengingatkan, mari bersama menjaga lingkungan agar terhindar dari bencana. Kita jaga alam, alam jaga kita,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *