BALIKPAPAN – Komisi II DPRD Balikpapan menyoroti kondisi Sentra Industri Kecil Somber (SIKS) di Balikpapan Utara yang dinilai kurang tertata dan membutuhkan pembenahan. Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman, menegaskan pihaknya akan mendorong revitalisasi kawasan tersebut, khususnya sektor produksi tahu dan tempe.
Dalam kunjungannya ke SIKS, Taufik mengungkapkan bahwa kawasan ini terlihat kumuh dengan banyaknya rumah kosong yang dipenuhi ilalang serta pohon rimbun yang tidak terawat. Menurutnya, kondisi ini membuat kawasan industri kecil tersebut kurang menarik dan kurang nyaman bagi pelaku usaha maupun masyarakat sekitar.
“Kami ingin kawasan ini menjadi lebih rapi, terang, dan tidak terkesan menyeramkan. Penataan yang baik akan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi para pengrajin dan juga bisa menarik kunjungan wisata,” ujarnya, Kamis (6/2/2025).
Lebih lanjut, Taufik mengungkapkan bahwa pihaknya berencana menjadikan SIKS sebagai salah satu destinasi wisata edukasi di Balikpapan. Untuk itu, Komisi II DPRD Balikpapan akan menggandeng konsultan dari luar daerah, termasuk akademisi dan mahasiswa kreatif dari Universitas Gadjah Mada (UGM) serta Universitas Bandung.
“Kami ingin menghadirkan konsep wisata edukasi, di mana pengunjung bisa melihat langsung proses pembuatan tahu dan tempe, mulai dari pengolahan kedelai hingga menjadi produk siap konsumsi,” jelasnya.
Selain itu, Taufik berharap kawasan ini juga dapat berkembang menjadi pusat kuliner yang menawarkan aneka produk olahan kedelai. Bahkan, area ini juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan luar ruangan seperti camping keluarga dan perkemahan pramuka.
Ia menargetkan pembangunan awal dapat dimulai pada 2025 dengan dukungan anggaran perubahan di tahun berikutnya. Selain itu, sistem pengelolaan parkir juga akan ditata lebih baik agar bisa memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Balikpapan.
“Kami berharap dengan kerja sama semua pihak, Komisi II DPRD Balikpapan periode 2024-2029 bisa mewujudkan kawasan ini menjadi lebih maju dan berkembang,” pungkasnya.(ADV)






