BALIKPAPAN, kaltimonline.com – Kompetisi Liga 3 Indonesia atau yang kini dikenal sebagai Liga Nusantara akan segera dimulai. Ajang ini menjadi kesempatan bagi tim-tim lokal, termasuk Persiba Balikpapan, untuk menunjukkan kemampuan mereka dan meraih promosi ke Liga 2. Liga Nusantara dijadwalkan berlangsung mulai 14 Desember hingga 21 Februari, di mana sebanyak 134 pertandingan akan digelar. Nantinya, tiga klub terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk promosi ke Liga 2.
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, ikut memberikan perhatian terhadap perkembangan Persiba Balikpapan menjelang Liga Nusantara. Dalam sebuah diskusi yang melibatkan manajemen klub, tim pelatih, perwakilan kelompok suporter Balistik, sponsor, dan elemen masyarakat lainnya, Alwi membahas sejumlah isu yang sedang ramai diperbincangkan. Salah satu isu yang mencuat adalah terkait identitas warna klub Persiba.
Di media sosial, khususnya Instagram, beberapa netizen mempertanyakan warna identitas Persiba Balikpapan. Ada pihak yang menyebut warna kuning sebagai identitas baru klub ini. Menanggapi hal tersebut, Alwi dengan tegas membantah bahwa warna Persiba adalah kuning. “Dari dulu Persiba ini biru, tidak ada itu warna kuning,” ungkap Alwi. Ia menambahkan bahwa jika ada yang menyebut warna kuning, itu mungkin terkait dengan partai politik tertentu, namun tidak ada kaitannya dengan Persiba.
Diskusi tersebut juga membahas persiapan Persiba dalam menghadapi Liga Nusantara. Manajemen dan tim pelatih menyampaikan kesiapan tim dari segi pemain hingga sponsor. Alwi berharap, seluruh elemen masyarakat bisa mendukung Persiba tanpa adanya kepentingan lain yang dikaitkan. “Mari kita bersama-sama mendukung Persiba Balikpapan agar bisa naik kasta tanpa harus mengaitkan kepentingan apapun. Semua demi lambang manuntung di dada,” ujar Alwi.
Dukungan masyarakat Balikpapan diharapkan dapat menjadi energi tambahan bagi Persiba dalam upaya mencapai prestasi terbaik di Liga Nusantara dan mengembalikan kejayaan klub di kancah sepak bola nasional.






