Nelly Turuallo Serap Aspirasi Warga Karang Jati: Dari Infrastruktur hingga Pelayanan BPJS

BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Daerah Pemilihan Balikpapan Tengah, Nelly Turuallo, SE, ME, kembali turun langsung ke masyarakat dalam kegiatan reses masa sidang pertama tahun 2025 yang digelar di Jalan Panorama Atas, Kelurahan Karang Jati, pada Jumat (24/10/2025).

Kegiatan reses tersebut diawali dengan doa bersama serta pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi oleh Puskesmas Karang Jati dan IHC Rumah Sakit Panorama Balikpapan. Masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan yang menjadi sarana bagi wakil rakyat untuk mendengarkan aspirasi warga secara langsung.

Infrastruktur Mulai Membaik

Dalam dialog bersama warga, Nelly menyampaikan bahwa sejumlah persoalan infrastruktur di wilayah Karang Jati kini mulai menunjukkan perkembangan positif.
“Kalau dibandingkan dengan tahun kedua periode lalu, keluhan soal infrastruktur seperti jalan, drainase, sekolah, dan masjid sudah mulai berkurang. Kawasan Karanganyar yang dulu gelap sekarang sudah terang. Alhamdulillah masyarakat merasa terbantu, dan kami ikut senang karena tugas kami adalah melayani,” ujarnya.

Ia menambahkan, capaian tersebut tak lepas dari sinergi antara pemerintah kota, DPRD, dan masyarakat yang terus aktif menyampaikan kebutuhan lingkungannya secara langsung.

Soroti Pelayanan BPJS Kesehatan

Meski demikian, Nelly mengungkapkan masih banyak keluhan warga terkait pelayanan BPJS Kesehatan.
“Yang banyak dikeluhkan kali ini justru soal pelayanan BPJS. Kami dari Komisi IV sudah beberapa kali memberikan masukan kepada pihak BPJS agar melakukan perbaikan,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa pada awal September lalu, pihaknya bersama BPJS telah meninjau sejumlah rumah sakit swastauntuk mendengarkan langsung keluhan dari masyarakat dan manajemen rumah sakit.
“Banyak hal yang ternyata sifatnya miskomunikasi. Kadang BPJS mengeluarkan aturan baru tanpa sosialisasi yang matang. Rumah sakit tahu ada perubahan, tapi staf di lapangan belum tentu paham karena informasinya tidak tersampaikan secara utuh,” tuturnya.

Perlu Sosialisasi yang Konsisten

Menurut Nelly, komunikasi dan sosialisasi yang konsisten menjadi kunci untuk mencegah kesalahpahaman di lapangan.
“Sosialisasi itu harus dilakukan berulang-ulang. Sekarang banyak petugas di garda depan rumah sakit yang masih muda, jadi perlu pendekatan komunikasi yang baik,” kata Nelly.

Sebagai tindak lanjut, ia berencana mendorong DPRD Kota Balikpapan agar segera menggelar rapat dengar pendapat bersama BPJS Kesehatan, guna mencari solusi yang lebih konkret terhadap persoalan pelayanan kesehatan yang dirasakan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *