BALIKPAPAN — Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dalam mendorong kemajuan usaha mikro dan kecil (UMK) kembali ditegaskan melalui gelaran Pertamina UMK Academy 2025. Mengusung tema “Beri Energi Baru Menuju UMK Maju”, pelatihan ini membekali pelaku usaha dengan empat pilar transformasi: Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global.
Digelar secara hybrid dari Rumah BUMN Balikpapan, pelatihan ini diikuti oleh 230 peserta dari berbagai sektor usaha. Pertamina menggandeng narasumber berpengalaman, yakni Febby Rio Pratama Syarif dan Sultan Nur Hidayatullah, yang membawakan dua topik kunci: “4 Karakter Tangguh di Era Ketidakpastian” dan “Siklus Bisnis UMK”.
Pertamina Dorong UMK Lebih Adaptif dan Inovatif
Menurut Risky Diba Avrita, Sr Spv CSR & SMEPP Pertamina Kalimantan, kegiatan ini sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 8: mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
“Kami ingin para pelaku UMK tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan naik kelas melalui pelatihan praktis dan kolaborasi,” ujar Risky.
Senada, Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan menegaskan bahwa UMK perlu dibekali kemampuan mengelola usaha secara inovatif dan responsif terhadap perubahan pasar.
“Kami harap ilmu dari pelatihan ini langsung diterapkan peserta untuk memperkuat bisnisnya. UMK harus tumbuh lebih cepat, lebih kuat, dan tentu lebih digital,” tegas Edi.
Langkah Nyata Dorong UMKM Naik Kelas
Program UMK Academy merupakan inisiatif nasional yang telah berjalan sejak tahun 2020. Tahun ini, semangat #UMKMNaikKelas menjadi visi utama, mendorong pelaku usaha lokal menuju kemandirian ekonomi yang berkelanjutan dan siap bersaing di pasar internasional.






