BALIKPAPAN – Di tengah derasnya arus pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang membawa perubahan besar bagi Kalimantan Timur, Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan (ormas) sebagai garda terdepan dalam menjaga keseimbangan sosial dan harmoni antarwarga.
Menurut Rahmad, percepatan pembangunan IKN bukan hanya menghadirkan peluang ekonomi baru, tetapi juga memunculkan tantangan sosial yang kompleks. Karena itu, ia mendorong ormas agar lebih aktif dalam menjaga ketertiban, memperkuat toleransi, dan memelihara semangat kebersamaan di Balikpapan.
“Pembangunan IKN membawa banyak peluang, tetapi juga tantangan sosial. Kita harus bersama-sama menjaga agar Balikpapan tetap menjadi kota yang damai dan terbuka bagi semua,” ujar Rahmad usai menghadiri kegiatan di Hotel Benakutai, Sabtu (25/10/2025).
Rahmad menjelaskan, Balikpapan sebagai kota penyangga utama IKN akan menjadi titik temu berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya. Dalam situasi tersebut, peran ormas menjadi sangat penting untuk menyatukan masyarakat di tengah dinamika perubahan sosial yang cepat.
“Kota Balikpapan adalah rumah bersama bagi semua suku dan etnis. Saya berharap ormas dapat terus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kondusifitas dan memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman,” katanya.
Ia menegaskan, nilai-nilai luhur seperti gotong royong, solidaritas, dan toleransi yang telah lama mengakar di masyarakat Balikpapan harus terus dijaga. Nilai-nilai tersebut menjadi pondasi utama membangun karakter masyarakat yang tangguh dan inklusif di era IKN.
“Balikpapan tidak hanya berperan sebagai penyangga IKN, tapi juga sebagai contoh bagaimana sebuah kota multikultural bisa hidup berdampingan secara harmonis,” tegasnya.
Pemerintah Kota Balikpapan, lanjut Rahmad, akan terus memperkuat kemitraan dengan berbagai ormas dan komunitas sosial untuk membuka ruang dialog, kolaborasi, serta memperkuat keamanan dan kohesi sosial di masyarakat.
“Kita ingin semua pihak, termasuk ormas Dayak dan komunitas lainnya, menjadi bagian dari perjalanan besar bangsa ini. Balikpapan akan terus tumbuh bersama IKN, dan kita semua harus siap menjadi tuan rumah yang baik,” tandasnya.
Ajakan ini menjadi sinyal kuat bahwa peran masyarakat sipil adalah kunci dalam menjaga stabilitas sosial di tengah transformasi besar menuju IKN.






