BALIKPAPAN-Anggota DPRD Balikpapan dari Dapil Balikpapan Utara, Halili Adinegara, menggelar reses di RT 05 Kelurahan Gunung Samarinda, Sabtu (2/5/2026) malam. Kegiatan ini menjadi ajang dialog langsung antara warga dan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai persoalan lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, Halili yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi III DPRD Balikpapan menerima beragam aspirasi dari warga RT 04, RT 05, dan RT 17. Mulai dari persoalan drainase, air bersih, sampah, hingga kebutuhan fasilitas umum seperti ambulans dan taman bermain.
Reses turut dihadiri perwakilan PTMB, Dinas Pekerjaan Umum Bidang Jalan dan Jembatan, aparat kelurahan, serta unsur TNI-Polri setempat.
Ketua RT 05, Agung Wicaksono, menyampaikan apresiasi atas sejumlah bantuan yang telah direalisasikan, seperti pemasangan jaringan air bersih, perbaikan posyandu, hingga rencana pembenahan drainase dan penerangan jalan umum.
“Banyak yang sebelumnya belum terealisasi, sekarang sudah berjalan berkat bantuan Pak Halili,” ujarnya.
Meski demikian, sejumlah persoalan masih mencuat. Warga RT 17, Lisa, mengeluhkan belum tersedianya fasilitas tempat sampah sehingga warga terpaksa membuang sampah ke parit. Sementara itu, Hendro menyoroti banjir akibat luapan drainase yang berdampak ke rumah warga.
Keluhan lain juga datang dari Ambran terkait kualitas air bersih yang kerap keruh dan berbau, serta permintaan ambulans dan fasilitas taman bermain dari warga RT 05. Selain itu, warga juga mengeluhkan sulitnya akses masuk sekolah tingkat SMA/SMK.
Menanggapi hal tersebut, Halili memastikan seluruh aspirasi akan ditindaklanjuti. Ia menyebut perbaikan drainase di RT 05 telah masuk dalam perencanaan dengan alokasi anggaran sekitar Rp250 juta. “Lokasinya sudah diukur oleh konsultan. Insyaallah akan kita realisasikan,” tegasnya.
Untuk persoalan sampah, Halili bahkan menawarkan solusi cepat dengan membangun bak sampah secara langsung, asalkan tersedia lahan. “Kalau lahannya ada, tidak perlu menunggu lama. Kita bisa langsung bangun,” ujarnya.
Terkait banjir drainase, ia akan meninjau langsung ke lapangan dan mengusulkan pembangunan crossing saluran. Sementara untuk kualitas air, ia akan berkoordinasi dengan PTMB guna melakukan pembersihan filter distribusi.
Halili juga mengungkapkan bahwa sekitar 10 rumah tangga yang sebelumnya belum terlayani air bersih kini telah mendapatkan sambungan setelah bertahun-tahun menunggu.
Di sektor layanan kesehatan, ia berencana mengadakan satu unit ambulans untuk Kelurahan Gunung Samarinda yang dapat digunakan bersama oleh warga. “Tidak per RT, tapi satu untuk kelurahan agar bisa dimanfaatkan bersama,” jelasnya.
Terkait fasilitas taman bermain, Halili menyebut lokasi yang diusulkan masuk dalam kewenangan Balai Wilayah Sungai. Namun, ia membuka opsi alternatif agar taman dapat dibangun lebih dekat dengan permukiman warga.
Sementara di bidang pendidikan, Halili mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur praktik percaloan dalam penerimaan siswa baru, khususnya jenjang SMA/SMK yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Anak-anak harus fokus belajar. Jangan sampai terjebak calo,” pesannya.
Melalui reses ini, Halili menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebutuhan dasar masyarakat serta memastikan pembangunan di tingkat lingkungan berjalan merata dan tepat sasaran.(*)






