TP PKK Balikpapan Gencarkan Sosialisasi Posyandu bagi Ibu Muda, Targetkan Capaian Nasional

BALIKPAPAN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Balikpapan gencar melakukan sosialisasi mengenai pentingnya membawa balita ke posyandu, khususnya kepada kalangan ibu muda. Hal ini dilakukan karena tingkat partisipasi ibu muda dan balita yang datang ke posyandu di Balikpapan baru mencapai sekitar 45 persen, jauh di bawah target nasional yang mencapai 95 persen.

Ketua TP PKK Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Masud, menyampaikan bahwa minat ibu muda untuk datang ke posyandu masih tergolong rendah. Oleh karena itu, sosialisasi terus diintensifkan agar para ibu muda dapat lebih memahami peran posyandu dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. “Kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini mengenai manfaat posyandu, terutama pada generasi ibu muda yang sering kali masih kurang mendapatkan informasi lengkap,” ujarnya pada Selasa, (13/5/2025).

Nurlena menjelaskan bahwa posyandu tidak hanya berfungsi sebagai tempat imunisasi, melainkan juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan rutin, pemantauan status gizi balita, serta penyuluhan kepada orang tua mengenai pola asuh dan kesehatan keluarga. Kesadaran terhadap manfaat ini diharapkan dapat meningkatkan angka kunjungan ibu dan balita ke posyandu.

Sebagai bentuk inovasi dalam sosialisasi, TP PKK berencana memindahkan lokasi sosialisasi dari puskesmas ke taman-taman bermain yang dikelola oleh Pemerintah Kota Balikpapan. Strategi ini diharapkan mampu menarik lebih banyak ibu dan balita untuk hadir, sambil menikmati suasana bermain di taman, sehingga proses edukasi menjadi lebih efektif dan menyenangkan.

Selain fokus pada program posyandu, TP PKK Balikpapan juga tengah mempersiapkan agenda besar lainnya, yakni perayaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tahun 2025. Rangkaian acara akan dilaksanakan di Balikpapan pada tanggal 8 hingga 11 Juli 2025, dengan puncak kegiatan yang akan berlangsung di BSCC Dome Balikpapan pada 9 Juli.

Persiapan acara tersebut telah mencapai 90 persen, termasuk pengaturan anggaran dan rundown kegiatan. Nurlena menyatakan bahwa menjadi tuan rumah event nasional ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Kota Balikpapan dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemberdayaan keluarga dan UMKM di daerah.

Dengan berbagai langkah ini, TP PKK berharap kesadaran masyarakat, khususnya ibu muda, untuk memanfaatkan layanan posyandu semakin meningkat sehingga kesehatan dan tumbuh kembang anak di Balikpapan dapat terjaga dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *