Upaya DPRD Balikpapan Meningkatkan Minat Baca di Kalangan Anak dan Remaja Balikpapan

BALIKPAPAN, kaltimonline.com  – Semakin berkembangnya teknologi, anak-anak saat ini cenderung lebih tertarik menghabiskan waktu dengan perangkat digital seperti ponsel, menonton video di YouTube, dan bermain game dibandingkan membaca buku.

Hal ini menjadi perhatian serius bagi para orang tua dan guru karena penggunaan gawai yang berlebihan dapat berdampak negatif pada minat belajar anak. Fenomena ini semakin mengkhawatirkan, apalagi baru-baru ini ditemukan kasus seorang siswa SMP di Balikpapan yang memiliki kesulitan dalam literasi dasar.

Hj. Iim, S.Pd., anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya minat baca di kalangan anak-anak. “Kami telah menggunakan dana BOS untuk membeli buku sesuai aturan, tetapi sayangnya banyak dari buku-buku itu yang jarang disentuh, apalagi dibaca oleh siswa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, khususnya Dinas Perpustakaan, serta instansi terkait dalam meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak. “Bagaimana kita bisa bekerja sama untuk membangun kebiasaan membaca di kalangan generasi muda? Jika tidak mulai dari sekarang, kita akan semakin tertinggal,” tambahnya.

Salah satu usulan Hj. Iim adalah meningkatkan fasilitas perpustakaan di tingkat kelurahan dan menyesuaikan koleksi buku dengan minat pembaca setempat. “Di Balikpapan sudah ada perpustakaan kelurahan dan kampung pustaka di beberapa tempat. Akan lebih baik jika kami bisa mengetahui preferensi bacaan anak-anak di sana sehingga dapat memberikan dukungan buku yang sesuai dengan minat mereka,” jelasnya.

Komisi IV DPRD Balikpapan menyatakan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan literasi melalui penyediaan sarana dan prasarana membaca di setiap kelurahan. Mereka berharap dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, minat baca generasi muda Balikpapan dapat kembali tumbuh dan berkembang, sehingga menghasilkan generasi yang lebih cerdas dan berwawasan luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *