Wali Kota Balikpapan Apresiasi Kader PKK, Janjikan Umrah untuk Pengabdi Puluhan Tahun

BALIKPAPAN — Wali Kota Balikpapan H. Rahmad Mas’ud, SE., ME., menyampaikan apresiasi tinggi kepada para kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang selama ini telah mengabdi tanpa pamrih dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya pada peringatan HKG PKK ke-53, Kamis (22/5/2025), Rahmad menyebut kontribusi kader PKK sangat penting dalam mendukung program pemerintah, terutama di bidang sosial.

“Saya teringat pantun dari Ibu PKK, kalau ingin masuk surga, jadilah kader PKK. Karena menjadi kader PKK adalah bentuk pengabdian sosial yang luar biasa. Kami sangat mengapresiasi itu,” ujarnya.

Wali kota menegaskan bahwa meski bersifat sosial, kegiatan PKK tetap membutuhkan dukungan pemerintah. Untuk itu, Pemkot Balikpapan terus mengalokasikan hibah pembinaan guna mempercepat pelaksanaan program yang menyentuh langsung masyarakat.

“PKK hadir di semua lini hingga tingkat RT. Ini memungkinkan penyampaian edukasi dan program pemerintah secara langsung kepada warga. Dan itu sangat penting,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Rahmad juga memberikan penghargaan khusus kepada kader-kader PKK yang telah mengabdi selama puluhan tahun.

“Kami memberikan penghargaan kepada kader yang sudah mengabdi selama 43 tahun dan 30 tahun. Sebagai bentuk terima kasih, Insya Allah kami akan memberangkatkan mereka untuk ibadah umrah,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh kader PKK agar terus aktif mendukung program strategis pemerintah, termasuk percepatan penanganan kemiskinan dan penurunan angka stunting.

“Kami harap dana hibah ini bisa memperkuat peran PKK dalam mewujudkan masyarakat Balikpapan yang lebih sejahtera dan berdaya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Balikpapan Hj. Nurlena Mas’ud menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Balikpapan dan seluruh jajaran Pemkot yang selama ini mendukung penuh kegiatan PKK.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader PKK atas dedikasi dan kerja kerasnya dalam melaksanakan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat,” tutup Nurlena.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *