BALIKPAPAN — Wakil Wali Kota Balikpapan H. Bagus Susetyo secara resmi melantik Dewan Hakim dan Panitera Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Tingkat Kota Balikpapan Tahun 2025, pada Rabu malam (12/11). Pelantikan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan MTQ tingkat kota yang menjadi ajang seleksi para qari dan qariah terbaik sebelum melaju ke tingkat provinsi.
Dewan Hakim MTQ ke-53 akan dipimpin oleh KH. Jailani Mawardi. Mereka bertugas melakukan penilaian di berbagai cabang musabaqah, mulai dari tilawah, tartil, tahfidzul Qur’an, tafsirul Qur’an, qira’at, khattil Qur’an, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, karya tulis ilmiah Qur’an (KTIQ), hingga hafalan hadist. Struktur kepaniteraan pun disiapkan untuk memastikan seluruh proses administrasi berjalan rapi dan akurat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bagus Susetyo menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam pelaksanaan MTQ. Ia meminta seluruh dewan hakim menjunjung tinggi objektivitas dan kejujuran dalam melaksanakan tugas penilaian.
“Saya mengucapkan selamat kepada para dewan hakim yang dilantik hari ini. Harapan kami, semuanya dapat bekerja dengan amanah dan menjadikan integritas serta objektivitas sebagai prinsip utama,” ujar Bagus.
Ia juga menyoroti peran penting panitera yang bertanggung jawab dalam pencatatan nilai, rekapitulasi hasil, hingga pengarsipan dokumen. Bagus menegaskan bahwa profesionalisme panitera turut menentukan kepercayaan masyarakat terhadap proses penjurian.
“Panitera memiliki peran sentral dalam menjaga transparansi dan akurasi. Dari paniteralah kredibilitas MTQ terbentuk,” tambahnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, Wawali menekankan bahwa MTQ memiliki misi besar dalam pembinaan akhlak dan peningkatan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Ia mengajak dewan hakim untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperluas kegiatan keagamaan dan memberantas buta aksara Al-Qur’an.
“MTQ bukan hanya soal prestasi. Lebih dari itu, ini sarana membina karakter umat, menumbuhkan kecintaan pada Al-Qur’an, dan memperkuat spiritualitas masyarakat,” ujarnya.
Bagus berharap pelaksanaan MTQ ke-53 dapat berlangsung profesional, transparan, dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh peserta.
“Dengan kinerja yang baik, kita berharap MTQ dapat menjadi inspirasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan lainnya,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Wawali Balikpapan menyampaikan apresiasi atas kesediaan para dewan hakim dan panitera dalam mengemban tugas mulia tersebut.
“Selamat menjalankan amanah. Semoga tugas ini menjadi nilai ibadah dan membawa keberkahan bagi masyarakat Balikpapan,” pungkasnya.






