Bangun Pasar Induk Rp100 Miliar, DPRD Balikpapan Studi ke Padang Cari Konsep Ideal

BALIKPAPAN – Rencana pembangunan pasar induk di Kota Balikpapan mulai menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek strategis daerah yang diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp100 miliar ini kini memasuki tahap perencanaan awal. Pemerintah Kota (Pemkot) bersama DPRD Balikpapan tengah menyiapkan kajian akademik guna memastikan pembangunan berjalan terarah, terintegrasi, dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Sekretaris Komisi II DPRD Balikpapan, Taufik Qul Rahman, mengungkapkan bahwa pihaknya berencana melakukan kunjungan kerja ke Kota Padang, Sumatera Barat, untuk mempelajari sistem pengelolaan pasar induk yang telah berjalan efektif di sana. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat konsep dan strategi pembangunan pasar induk di Balikpapan.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana pasar induk dikelola di daerah lain. Padang menjadi salah satu tujuan kami karena pasar induk di sana sudah beroperasi dengan baik dan bisa dijadikan referensi,” ujar Taufik, Senin (20/10/2025).

Taufik menjelaskan, pembangunan pasar induk di Balikpapan akan dilakukan di atas lahan seluas lebih dari sembilan hektare. Namun, sekitar 4,5 hektare di antaranya masih menghadapi kendala terkait penyelesaian lahan. “Insyaallah, tahap awal pembangunan akan memanfaatkan lahan sekitar empat hektare sambil menunggu penyelesaian lahan lainnya,” katanya.

Selain ke Padang, DPRD juga telah meninjau beberapa daerah lain seperti Palembang, yang telah memiliki pasar induk di bawah pengelolaan pemerintah provinsi. Dari hasil studi perbandingan itu, DPRD berharap dapat menemukan model pengelolaan yang paling sesuai dengan kondisi Balikpapan.

Menurut Taufik, keberadaan pasar induk menjadi kebutuhan mendesak bagi Balikpapan yang hingga kini belum memiliki fasilitas perdagangan skala besar tersebut. “Pasar induk sangat penting untuk memperkuat sistem distribusi barang, menekan biaya logistik, dan menjaga stabilitas harga bahan pokok,” tegasnya.

Ia menambahkan, Dinas Perdagangan Balikpapan diharapkan dapat segera merealisasikan proyek ini. “Kami berharap pembangunan pasar induk benar-benar bisa menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi solusi bagi distribusi serta perdagangan di Balikpapan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *