DPRD Balikpapan Tekankan Pentingnya Sinergi Pemerintah dan Warga

BALIKPAPAN-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Yusdiana Hakim, menegaskan pentingnya realisasi sembilan program prioritas Pemerintah Kota Balikpapan sebagai jawaban atas berbagai persoalan mendasar yang masih dirasakan masyarakat.

Hal itu ia sampaikan usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Balikpapan dalam rangka Hari Jadi ke 129 Kota Balikpapan, pada Senin (9/2/2026), di Hotel Grand Senyiur Balikpapan.

Menurut Yusdiana, apa yang disampaikan pemerintah dalam forum paripurna sejatinya sejalan dengan harapan DPRD. Ia menilai, seluruh agenda pembangunan yang dibahas merupakan aspirasi bersama yang selama ini diperjuangkan oleh para wakil rakyat.

“Ke depan harapan kami tentu sembilan prioritas pemerintah kota benar-benar bisa dilaksanakan. Kalau itu terlaksana, memang itulah yang kami inginkan, khususnya kami di DPRD,” ujar Legislatif Partai Nasional Demokrasi (Nasdem).

Salah satu isu utama yang menjadi perhatian Yusdiana adalah persoalan air bersih, yang hingga kini masih menjadi kendala di sejumlah wilayah Kota Balikpapan. Ia menyebut, kebutuhan dasar masyarakat tersebut harus menjadi fokus utama pemerintah daerah, karena menyangkut kualitas hidup warga.

“Pembangunan-pembangunan yang dibahas, terutama soal air bersih, itu sangat penting. Air bersih sekarang memang masih jadi kendala di Balikpapan. Tapi Alhamdulillah, saat ini sudah mulai ditangani. Pemerintah sedang berupaya agar masyarakat bisa menikmati air bersih secara merata,” jelas Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan.

Yusdiana berharap, berbagai langkah yang telah dirintis pemerintah kota dapat berjalan maksimal, sehingga persoalan air bersih bisa segera teratasi. Ia optimistis, dengan perencanaan yang matang dan penganggaran yang tepat, kebutuhan dasar tersebut dapat dipenuhi secara bertahap.

Selain air bersih, persoalan banjir juga menjadi pekerjaan rumah besar bagi Pemerintah Kota Balikpapan. Bahkan, Yusdiana mengaku dirinya turut merasakan langsung dampak banjir yang kerap melanda sejumlah kawasan.

“Terkait banjir, saya juga mengalami sendiri banjir di rumah. Jadi ini memang PR utama ke depan, bagaimana Balikpapan bisa terhindar dari banjir,” ungkapnya.

Meski demikian, Yusdiana menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Ia mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dalam hal pengelolaan sampah.

“Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama. Kesadaran masyarakat juga penting, jangan membuang sampah sembarangan karena itu bisa menyumbat aliran air dan menyebabkan banjir,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kunci keberhasilan pembangunan Kota Balikpapan terletak pada sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan kerja sama yang baik, Yusdiana yakin berbagai persoalan kota dapat diatasi secara bertahap dan berkelanjutan.

“Intinya, pemerintah dan masyarakat harus berjalan bersama. Kalau semua saling mendukung, Insya Allah Balikpapan bisa menjadi kota yang lebih nyaman untuk semua,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *