BALIKPAPAN-Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan dimaknai sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen pembangunan ke depan.
Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Raja Siraj, menyebut peringatan hari jadi kota tahun ini harus menjadi titik awal untuk mewujudkan Balikpapan yang lebih baik, maju, dan Beriman (Bersih, Indah, Aman dan Nyaman).
Hal tersebut disampaikan Raja Siraj usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Balikpapan di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, pada Senin (9/2/2026) yang diisi dengan pidato Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.
Ia menilai pidato tersebut sarat dengan harapan dan optimisme untuk perbaikan pembangunan kota di tahun mendatang. “Kita sama-sama mendengarkan pidato Wali Kota. Harapan kita, di usia ke-129 ini Balikpapan bisa menjadi lebih baik lagi ke depannya. Program-program yang belum terlaksana di tahun 2025, Insya Allah bisa dilanjutkan dan direalisasikan di tahun 2026,” ujarnya.
Raja Siraj menegaskan bahwa evaluasi terhadap pelaksanaan program pembangunan merupakan hal yang rutin dilakukan setiap tahun.
Menurutnya, evaluasi tersebut menjadi dasar untuk melakukan pembenahan agar kinerja pemerintah daerah semakin optimal.
“Evaluasi pasti ada setiap tahun. Dari situ kita lakukan perbaikan agar di tahun 2026 Balikpapan bisa menjadi kota yang lebih baik lagi,” katanya.
Ia menambahkan, visi pembangunan Kota Balikpapan ke depan tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga pada nilai-nilai keimanan dan kualitas hidup masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan harapan agar Balikpapan menjadi kota yang Bersih, Indah, Aman, dan Nyaman bagi seluruh warganya.
Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Balikpapan Timur, Raja Siraj juga menaruh perhatian khusus terhadap pembangunan di wilayah tersebut.
Ia berkomitmen untuk mendorong peningkatan berbagai fasilitas publik yang masih dinilai kurang memadai. “Khusus Balikpapan Timur, sebagai perwakilan warga, tentu kami akan mendorong kemajuan fasilitas yang ada. Apa yang masih kurang akan terus kita tingkatkan,” jelasnya.
Salah satu fokus utama pembangunan di Balikpapan Timur adalah percepatan pembangunan rumah sakit. Menurut Raja Siraj, proyek tersebut akan menjadi prioritas dan ditargetkan mulai digenjot pada tahun 2026.
Selain itu, pelebaran Jalan Mulawarman juga masuk dalam agenda penting untuk meningkatkan konektivitas dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Ia menyebut, proyek pelebaran jalan tersebut ditargetkan paling lambat dapat direalisasikan melalui anggaran murni tahun 2027. “Pembangunan rumah sakit Balikpapan Timur akan kita dorong di 2026, termasuk pelebaran Jalan Mulawarman yang ditargetkan paling lambat di anggaran murni 2027,” pungkasnya.
Adanya sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota, Raja Siraj optimistis pembangunan Balikpapan, khususnya Balikpapan Timur, dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan di masa mendatang.(*)






