Hj. Iim Rahman Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga

BALIKPAPAN – Penguatan sektor ekonomi kreatif menjadi fokus perhatian Anggota DPRD Kota Balikpapan, Hj. Iim Rahman, sebagai salah satu upaya strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Dialog Warga bertema “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pengembangan Ekonomi Kreatif”, yang digelar di RT 35 Kelurahan Karang Rejo, Balikpapan Tengah, Selasa (28/10/2025).

Acara yang dihadiri puluhan warga ini juga dihadiri Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Laode Nasir, Ketua DPD PKS Balikpapan, Nasrul Hamdi, serta perangkat kelurahan setempat. Antusiasme warga terlihat tinggi, khususnya dari pelaku usaha mikro dan ibu rumah tangga yang ingin mengembangkan usaha rumahan.

Dalam sambutannya, Hj. Iim menegaskan bahwa ekonomi kreatif harus menjadi pilar utama pembangunan daerah. Ia menilai Balikpapan memiliki potensi besar di sektor kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan yang dapat tumbuh pesat bila didukung pembinaan dan strategi pemasaran yang efektif.

“Ekonomi kreatif itu bukan hanya soal produk, tapi bagaimana ide dan keterampilan warga bisa dikembangkan jadi sumber penghasilan. Kalau ini digarap serius, kesejahteraan masyarakat bisa meningkat tanpa harus bergantung pada sektor formal,” ujarnya.

Sejumlah warga menyampaikan aspirasi mengenai kebutuhan pelatihan UMKM, bantuan modal usaha, hingga dukungan promosi produk lokal. Menanggapi hal itu, Hj. Iim menilai tantangan utama bagi pelaku UMKM saat ini bukan hanya soal modal, melainkan kemampuan mengelola usaha dan memperluas jaringan pasar.

“Kita dorong agar pelatihan dan pendampingan dilakukan lebih rutin. Banyak usaha rumahan yang potensinya bagus, tapi butuh bimbingan agar bisa naik kelas,” tambahnya.

Selain membahas ekonomi kreatif, warga juga mengangkat persoalan pendidikan dan infrastruktur lingkungan. Hj. Iim menegaskan bahwa seluruh aspirasi tersebut akan diteruskan kepada instansi terkait di tingkat kota maupun provinsi agar mendapat tindak lanjut nyata.

Menurutnya, kegiatan dialog seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat. Ia menilai, kebijakan ekonomi daerah akan lebih tepat sasaran bila disusun berdasarkan kebutuhan riil warga di lapangan.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Harus melibatkan masyarakat sejak awal, agar program ekonomi benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Hj. Iim juga mendorong generasi muda untuk berani berinovasi di bidang digital marketing, desain, dan konten kreatif. Ia optimistis, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) akan membuka peluang besar bagi tumbuhnya industri kreatif di Balikpapan.

“Balikpapan ini punya SDM yang kreatif. Tinggal kita bantu wadahnya dan arahkan agar produk lokal bisa bersaing di era ekonomi baru,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *