Jafar Sidik Dorong PDAM dan OPD Balikpapan Maksimalkan Kinerja di Tengah Ketergantungan Anggaran

BALIKPAPAN – Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Jafar Sidik, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk terus meningkatkan kinerja dan efisiensi, di tengah masih adanya ketergantungan terhadap pembiayaan dari pemerintah pusat maupun daerah.

Hal tersebut disampaikan Jafar saat ditemui di Kantor DPRD Balikpapan, Senin (20/10/2025). Ia menyoroti bahwa sebagian instansi di lingkungan Pemkot Balikpapan masih belum sepenuhnya mandiri secara anggaran, sehingga cukup terdampak jika terjadi keterlambatan transfer dana dari pusat.

“Yang berimbas itu kepada OPD-OPD yang memang tergantung pada pembiayaan pemerintah kota melalui TKD (Transfer ke Daerah) atau dana bagi hasil yang ditransfer dari pusat ke daerah,” jelasnya.

Menurut Jafar, tidak semua OPD terkena dampak langsung dari keterlambatan aliran dana tersebut. Beberapa instansi dinilai masih dapat menjalankan program dan kegiatan secara mandiri. Namun, ada juga yang cukup rentan karena sebagian besar program kerjanya dibiayai dari dana pusat, seperti Dinas Kesehatan yang banyak mengandalkan alokasi APBN untuk mendukung layanan publik.

Sementara itu, untuk sektor air bersih, Jafar menilai Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) atau PDAM memiliki kesiapan yang lebih baik dalam pengelolaan anggaran. “Kalau dari PTMB sendiri, mereka sudah punya perencanaan kegiatan dan anggaran yang disiapkan, termasuk program peremajaan pipa serta penggantian jaringan distribusi air,” katanya.

Meski demikian, Jafar berharap seluruh instansi, baik yang mandiri maupun yang masih bergantung pada dana pusat, dapat tetap memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. “Semoga PDAM dan OPD lain bisa terus meningkatkan kinerjanya agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.

Ia menegaskan, DPRD akan terus mendorong kolaborasi antara Pemkot dan seluruh perangkat daerah agar pengelolaan anggaran berjalan efisien dan pelayanan publik tetap optimal. “Dengan kerja sama yang baik, kita harapkan stabilitas pelayanan di Kota Balikpapan tetap terjaga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *