BALIKPAPAN– Kondisi infrastruktur jalan di Kota Balikpapan kembali menjadi sorotan publik setelah munculnya sebuah lubang besar di ruas Jalan Jenderal Sudirman, tepat di samping Kantor DPRD Kota Balikpapan, RT 6 Kelurahan Klandasan Ulu. Kerusakan tersebut memicu kekhawatiran masyarakat lantaran berada di jalur padat kendaraan dan berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas pada malam hari.
Sejumlah warga melaporkan bahwa lubang tersebut tampak semakin melebar dalam beberapa hari terakhir, diduga akibat curah hujan tinggi dan tingginya volume kendaraan yang melintas. Kondisi itu membuat aktivitas lalu lintas terganggu, bahkan beberapa pengendara terpaksa mengurangi kecepatan secara tiba-tiba untuk menghindari benturan.
Menanggapi keluhan warga, Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, meminta Dinas Pekerjaan Umum (DPU)untuk segera melakukan penanganan cepat. Menurutnya, keselamatan pengguna jalan adalah tanggung jawab pemerintah dan harus mendapat perhatian serius.
“DPU harus segera turun memperbaiki. Kerusakan seperti ini berpotensi membahayakan warga. Kita tidak boleh menunggu sampai terjadi insiden,” ujar Yusri, Senin (17/11).
Ia menyebut keberadaan lubang di lokasi yang begitu strategis dan persis di depan kantor wakil rakyat menjadi ironi tersendiri. Jika dibiarkan terlalu lama, pemerintah bisa dianggap tidak peka terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Jangan sampai muncul kesan bahwa pemerintah daerah tidak peduli. Ini lokasinya tepat di depan kantor dewan. Tentu harus ada respon cepat dan nyata,” tegasnya.
Yusri menekankan bahwa perbaikan harus bersifat permanen, bukan hanya tambalan sementara. Ia menyarankan penggunaan material berkualitas tinggi dan memperkuat struktur jalan, misalnya dengan penyangga atau rangka besi agar kerusakan tidak terulang.
Komisi III, lanjutnya, akan melakukan koordinasi lanjutan dengan DPU untuk memastikan tindak lanjut penanganan segera dilakukan. Ia berharap kejadian ini menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan perawatan berkala dan inspeksi rutin pada seluruh ruas jalan kota, bukan hanya menunggu adanya laporan atau viral di media sosial.
“Kami akan pantau terus agar perbaikan benar-benar terealisasi,” pungkasnya.






