Penataan Pasar Pandansari Masih Berproses, DPRD Harap Perkembangan Terlihat Pertengahan 2026

BALIKPAPAN — Upaya penataan Pasar Pandansari masih berada dalam tahap awal dan belum dapat dilaksanakan secara optimal. Hal ini disampaikan Anggota DPRD Balikpapan, Fauzi Adi, saat ditemui di kantor DPRD, Jumat (28/11/2025). Ia menjelaskan bahwa meskipun pasar tersebut menjadi perhatian selama beberapa tahun terakhir, fokus pembangunan saat ini tidak lagi terpusat pada kawasan tersebut.

Menurut Fauzi, pemerintah bersama DPRD baru saja menerima paparan teknis atau ekspos perencanaan Pasar Induk Kilo Lima, yang menjadi salah satu proyek strategis untuk penguatan distribusi bahan pangan. Ia menegaskan bahwa prosesnya masih sangat awal dan belum memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). “Saat ini baru pada master plan. Untuk masuk ke DED masih membutuhkan waktu yang cukup panjang,” tuturnya.

Kendati demikian, Fauzi tetap optimistis bahwa perkembangan lebih konkret akan mulai terlihat pada pertengahan tahun depan. Ia berharap dokumen perencanaan yang lebih lengkap, termasuk gambar teknis dan pemetaan penataan, dapat segera disiapkan untuk mendukung kelanjutan program pasar.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah juga mendorong penataan pada pasar-pasar lain, termasuk pasar investasi dan kawasan Pasar Kebun Sayur, yang diharapkan dapat berjalan seiring dengan penyempurnaan konsep besar penataan ekonomi kerakyatan di Balikpapan.

“Dasarnya sudah ada, tinggal kita memastikan tahapan berikutnya bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dengan adanya perencanaan bertahap ini, DPRD berharap masyarakat dapat melihat bahwa pemerintah terus menyiapkan landasan penataan pasar tradisional secara menyeluruh demi mendukung kenyamanan pedagang dan pengunjung serta penguatan sektor ekonomi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *