DLH Balikpapan Terima Bantuan 200 Tandon Air dari Dinas Kehutanan Kaltim untuk Warga Lamaru

BALIKPAPAN – Upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam memperkuat ketahanan air bersih dan meningkatkan pemanfaatan sumber daya air alami kembali membuahkan hasil. Pada tahun 2025, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan menerima dukungan berupa 200 unit tandon air lengkap dengan instalasi dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur.

Bantuan tersebut dipasang di empat titik wilayah Kelurahan Lamaru, yakni RT 8, RT 9, RT 23, dan RT 28. Program ini difokuskan untuk memperluas pemanfaatan air hujan sebagai sumber air alternatif sekaligus memperkuat fasilitas lingkungan di kawasan permukiman.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan bahwa bantuan yang diterima bukan sekadar tandon, tetapi paket lengkap dengan seluruh perangkat pendukungnya, mulai dari kaki penyangga, pipa instalasi, hingga saluran yang langsung tersambung ke rumah warga.

“Bantuannya lengkap. Ada tandonnya, ada kakinya, ada pipanya sampai masuk ke rumah warga. Ini hasil koordinasi yang kami lakukan sejak akhir 2024 dan alhamdulillah tahun 2025 bisa terealisasi,” ujar Sudirman, Senin (1/12/2025).

Menurut Sudirman, program ini sangat selaras dengan arahan Wali Kota Balikpapan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan air hujan secara maksimal sebagai sumber cadangan air, sehingga tidak sepenuhnya mengandalkan pasokan PDAM. Dengan adanya tandon, warga dapat menampung air hujan dan menggunakannya kembali untuk kebutuhan non-konsumsi.

“Air hujan bisa sangat bermanfaat. Kita tampung, kita gunakan. Ini penting untuk ketahanan air, terutama bagi wilayah yang sesekali mengalami keterbatasan pasokan,” jelasnya.

Program tandon air ini juga merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemerintah Kota Balikpapan dalam menjaga ketersediaan air bersih, mengurangi risiko kekeringan, serta mendukung pembangunan yang ramah lingkungan.

Sudirman menyampaikan bahwa bantuan dari Dinas Kehutanan Kaltim sangat membantu masyarakat tanpa membebani APBD Kota Balikpapan. “Nilainya cukup besar. Dua ratus tandon lengkap instalasinya tentu bukan anggaran kecil. Alhamdulillah kita dapat tanpa membebani anggaran kota. Tidak mudah mendapatkan bantuan seperti ini,” tegasnya.

Ia berharap kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kaltim dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya, termasuk untuk program lingkungan lainnya.

Bantuan tandon air ini disambut antusias oleh warga Kelurahan Lamaru. Banyak warga mengakui bahwa fasilitas ini sangat membantu kebutuhan air harian mereka, terutama saat terjadi penurunan suplai air bersih.

Dengan kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah kota dan provinsi, Balikpapan optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang berkelanjutan, tangguh, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *