BALIKPAPAN — Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menetapkan 2026 sebagai fase akselerasi layanan air bersih melalui agenda Transformasi PTMB 2026. Program ini menargetkan peningkatan produksi, efisiensi distribusi, serta penurunan tingkat kebocoran air (Non-Revenue Water/NRW) hingga 28,48 persen.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, mengatakan transformasi tersebut merupakan pembenahan menyeluruh dari hulu hingga hilir, bukan sekadar perubahan administratif.
“Fokus kami sederhana dan tegas: memastikan air bersih semakin pasti, distribusi semakin merata, dan pelayanan semakin cepat,” terang Yudhi dalam konferensi pers di Platinum Hotel Balikpapan, Selasa (3/3/2026).
Secara kinerja, produksi air PTMB pada 2025 tercatat mencapai 46,6 juta meter kubik dengan cakupan layanan stabil di angka 79,32 persen.
Namun, manajemen menilai capaian tersebut belum optimal jika masih terdapat wilayah dengan tekanan air rendah atau suplai yang belum optimal. Karena itu, 2026 ditetapkan sebagai fase akselerasi. Penguatan sumber air baku menjadi langkah strategis, termasuk optimalisasi Waduk Manggar untuk meningkatkan kapasitas produksi.
“PTMB juga menyiapkan eksplorasi sumur dalam sebagai cadangan strategis, terutama di wilayah Timur dan Utara, guna menjaga ketahanan pasokan saat musim kemarau maupun lonjakan kebutuhan akibat pertumbuhan kota,” jelasnya.
Di sisi distribusi, PTMB meluncurkan program “Perang Melawan Kebocoran” dengan target penurunan Non-Revenue Water menjadi 28,48 persen. Upaya tersebut dilakukan melalui peremajaan jaringan serta penggantian lebih dari 32.500 meter pelanggan.
“Setiap tetes air yang berhasil kita selamatkan adalah tambahan pasokan bagi warga. Karena itu, pengurangan kebocoran menjadi strategi yang paling rasional dan berdampak langsung,” tambah Yudhi.
Transformasi juga menyasar pemerataan akses melalui penambahan sambungan rumah baru, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Di saat yang sama, digitalisasi sistem layanan diperkuat melalui integrasi satu sumber data akurat, sehingga respons terhadap keluhan pelanggan bisa lebih cepat dan transparan.
Melalui Transformasi PTMB 2026, perusahaan daerah ini menargetkan sistem layanan air yang lebih andal, modern, dan berkelanjutan guna mendukung kesehatan publik, aktivitas ekonomi, serta kualitas hidup warga Balikpapan.






