Revitalisasi Pasar Klandasan Blok D Melaju Cepat, Capai Deviasi Positif 19 Persen

BALIKPAPAN – Pembangunan Pasar Klandasan Blok D menunjukkan kemajuan yang signifikan dan menjadi salah satu proyek revitalisasi pasar tradisional dengan progres tercepat di Kota Balikpapan. Hingga pertengahan Oktober 2025, proyek yang berlokasi di kawasan pusat kota ini mencatat deviasi positif sebesar 19 persen, menandakan pembangunan berjalan lebih cepat dari target semula.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengungkapkan bahwa pencapaian ini menunjukkan komitmen kuat semua pihak, mulai dari kontraktor hingga pengawas proyek, untuk mempercepat realisasi pembangunan tanpa mengabaikan kualitas.

“Proses pengerjaan Pasar Klandasan Blok D sampai saat ini deviasinya bagus, positif. Perkembangan terakhir deviasinya sekitar 19 persen. Secara fisik, progresnya sudah melebihi 30 persen,” ujar Haemusri, ditemui di Balai Kota Balikpapan, Rabu (22/10/2025).

Ia menjelaskan, saat ini pembangunan telah memasuki tahap pemasangan baja utama dan pembuatan kolom petak pasar, yang nantinya akan menjadi tempat berjualan bagi para pedagang. Tahapan ini menjadi pondasi penting sebelum masuk ke fase finishing seperti pemasangan bata, interior, serta instalasi listrik dan air.

“Sekarang sudah tahap naik baja dan pembuatan kolom untuk petak-petak pasar. Harapan kami, akhir Oktober ini semua pondasi, baja, dan pemasangan bata sudah selesai, sehingga bisa dikejar sesuai target kontrak,” jelasnya.

Sesuai kontrak, proyek revitalisasi Pasar Klandasan Blok D ditargetkan rampung pada 20 Desember 2025. Dinas Perdagangan secara rutin melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan sesuai standar teknis dan tepat waktu.

“Kami optimis pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu. Kontraktor terus berupaya menambah tenaga kerja dan mempercepat tahapan konstruksi agar tidak ada keterlambatan,” ungkap Haemusri.

Menurutnya, revitalisasi ini merupakan langkah strategis Pemkot Balikpapan dalam memperkuat ekonomi rakyat melalui peningkatan fasilitas perdagangan. Desain baru Pasar Klandasan nantinya dibuat lebih modern, ramah lingkungan, serta memenuhi standar kebersihan dan keselamatan bangunan.

“Pasar ini nantinya akan menjadi salah satu wajah baru pusat ekonomi rakyat di Balikpapan. Fasilitasnya lebih rapi, nyaman, dan mendukung kegiatan perdagangan yang sehat dan tertib,” ujarnya.

Selain percepatan pembangunan fisik, Pemkot juga menyiapkan strategi penataan ulang pedagang agar proses relokasi dan pengisian lapak pasca-revitalisasi dapat berjalan tertib dan efisien.

“Kami ingin setelah pasar ini jadi, penataannya langsung rapi. Pedagang bisa kembali menempati tempatnya dengan nyaman tanpa gangguan aktivitas pembangunan,” tutup Haemusri.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Balikpapan dalam menata kawasan perdagangan tradisional agar lebih bersih, tertata, dan berdaya saing, selaras dengan visi kota sebagai Balikpapan Madinatul Iman yang modern dan nyaman bagi seluruh warganya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *