BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus berkomitmen dengan Oganisasi Perangkat Darah di lingkungan pemkot untuk mendukung keberadaan Sentra Industri Kecil Teritip (SIKT) di Balikpapan Timur. Karena SIKT ini akan meningkatkan perekonomian kota Baikpapan hingga menunjang para UMKM.
“Pemerintah dan OPD dilingkungan pemkot selalu menjadikan SIKT ikon pembinaan – pembinaan UMKM di Balikpapan,” tegas Walikota Balikpapan Rahmad Masud kepada media, Sabtu (21/2)
Rahmad menjelaskan, Kota Balikpapan menjadi kota yang sangat strategis dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN). Diharapkan besar tentunya SIKT dapat berkembang dan maju.
“Kebutuhan – kebutuhan apapun yang menompang perekonomian di IKN khususnya di Kota Balikpapan ini bisa lahir dan tercipta di sentra ini,” tegasnya.
Rahmad mengaku, untuk itu dirinya berharap kepada OPD terkait jangan pernah pernah berhenti memonitor SIKT dan apapu ada kekurangan kekurangan harus dilengkapi fasilitasnya.
“tahun lalu telah diresmikan coldstorage (tempat penyimpanan dingin) dan diakui masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui . Para para nelayan maupun pedagang dapat menggunakan coldstorage untuk menyimpan ikan, daging dan sayur. Mengingat coldstorage memiliki potensi secara ekonomi,” ujarnya.
“Coaldstorage memiliki manfaat jangka panjang untuk menimpang dan mengantisipasi lonjakan harga ayam dan daging serta menekan inflasi,” tutupanya.
Rahmad menambahkan, keberadaan SIKT yang berada di kawasan Balikpapan Timur, akan menjadi alur pintu masuk. Hal ini dikarenakan kawasan SIKT berbatasan dengan samboja yang merupakan kawasan IKN.
“SIKT berada di kawasan berbatasan dengan IKN, bahkankawasan SIKT memiliki tol pengubung Samarinda dan ke Kaltara, bahkan ke bagian selatan ke kawasan Banjarmasin. Sehingga SIKT merupakan kawasan yang sangat strategis kawasanya,” tutupnya.
Sementara itu, Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan mempersilahkan bagi UMKM yang ingin begabung di sentra Teritif. Namun mereka yang ingin bergabung harus melalui kurasi awal. Demikian diungkapkan Kepala DKUMKMP Balikpapan Heruresandy.
“Di sentra Teritipterdapat 3 gudang dengan 1 coldstorage dan 24 rumah produksi. Ia juga menyebutkan UMKM yang ingin bergabung harus melalui kurasi awal,” kata Heruresanddy kepada media belum lama ini.
“Kalau pun UMKM ingin masuk ada namanya kurasi awal semua UMKM yang bisa masuk kelas industri akan kami nilai untuk diajak masuk ke sentra baik yang di Somber dan Teritip. Rumah produksi ini konsepnya baru 30 persen dan akan ada tambahan rumah ibadah, tempat galeri, gudang, IPAM dan IPAL,” sambungnya.






