Yusri Serap Aspirasi Warga Sepinggan Raya: Air Bersih dan BPJS Kesehatan Jadi Sorotan Utama

BALIKPAPAN – Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, menampung berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Sepinggan Raya. Dalam kesempatan tersebut, Yusri bertemu langsung dengan perwakilan warga dari empat RT, yakni RT 02, 03, 05, dan 08, untuk mendengarkan berbagai keluhan dan usulan terkait pelayanan dasar di wilayah mereka.

Beberapa persoalan utama yang mencuat dalam pertemuan itu meliputi ketersediaan air bersih, penerangan jalan umum (PJU), serta pelayanan BPJS Kesehatan. Tiga isu tersebut dinilai paling mendesak karena langsung berkaitan dengan kebutuhan harian masyarakat.

“Yang pertama tentu soal air bersih, karena masih banyak warga yang kesulitan mendapat pasokan air secara rutin. Kemudian penerangan jalan juga menjadi perhatian, dan yang ketiga terkait pelayanan BPJS,” ungkap Yusri saat ditemui di depan kantor DPRD Balikpapan, Senin (20/10/2025).

Yusri menyebut, antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan reses sangat tinggi. Warga merasa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan kepada wakil rakyat. “Masyarakat senang karena bisa menyampaikan apa yang mereka rasakan. Mereka berharap kemajuan Balikpapan bisa dirasakan secara merata, terutama dalam pelayanan dasar,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra itu menegaskan, seluruh aspirasi warga akan menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan program kerja bersama pemerintah kota. Ia berkomitmen memperjuangkan agar masalah-masalah mendasar, seperti air bersih dan akses BPJS gratis, dapat segera mendapat solusi nyata.

“Semua masukan masyarakat akan kami tampung dan bahas di DPRD. Kami ingin program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan warga di lapangan,” tegasnya.

Selain itu, Yusri juga menyoroti pentingnya peningkatan koordinasi antarinstansi dalam menindaklanjuti keluhan warga, termasuk soal perbaikan jalan lingkungan dan penambahan titik penerangan. Ia berharap, hasil reses kali ini bisa menjadi dasar untuk menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Harapan kami, semua aspirasi ini tidak berhenti di forum saja, tetapi bisa diwujudkan dalam bentuk nyata bagi warga Balikpapan,” tutup Yusri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *