BALIKPAPAN – Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan, termasuk pada pelaksanaan program penerangan jalan umum (PJU) yang menjadi bagian dari inisiatif “Balikpapan Terang.”
Penegasan itu disampaikan Yusri saat ditemui di kantor DPRD Balikpapan, Selasa (21/10/2025). Ia menekankan bahwa setiap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat akan selalu menjadi perhatian DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi.
“Namanya juga mitra kerja, pasti akan kita panggil dan mintai laporan. Karena pertanyaan atau keluhan masyarakat harus kita tindak lanjuti. Itu bagian dari fungsi pengawasan kami terhadap OPD terkait,” ujar Yusri.
Menurutnya, pengawasan terhadap program Balikpapan Terang akan terus dilakukan pada tahun depan. Program tersebut merupakan komitmen Wali Kota Balikpapan dalam memperluas pemasangan lampu jalan hingga ke pelosok wilayah, termasuk area publik seperti taman dan pemakaman.
“Program ini bagus karena sejalan dengan visi Pak Wali Kota untuk menjadikan seluruh wilayah terang, nyaman, dan aman bagi masyarakat. Bahkan sampai area pemakaman pun dipasangi lampu agar tidak gelap lagi,” jelasnya.
Hingga kini, jumlah PJU yang sudah terpasang di Kota Balikpapan mencapai lebih dari 20 ribu titik. Meski demikian, Yusri menilai masih ada sejumlah wilayah yang belum terlayani secara maksimal, terutama di kawasan Bukit Cinta dan daerah perbatasan kota.
“Masih ada beberapa titik yang belum terpasang atau lampunya rusak. Kami mendorong agar pemerintah terus meningkatkan pemerataan penerangan, supaya lingkungan warga benar-benar terang dan aman,” tambahnya.
Melalui fungsi pengawasan yang konsisten, Komisi III DPRD Balikpapan berharap program Balikpapan Terang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat keamanan dan keindahan kota sesuai dengan visi pembangunan daerah.
“DPRD tentu mendukung penuh program ini, asalkan pelaksanaannya transparan dan tepat sasaran,” pungkasnya.






