BALIKPAPAN-Memasuki musim hujan disertai angin kencang, potensi pohon tumbang di sejumlah titik di Kota Balikpapan meningkat. Untuk mengantisipasi hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan memastikan timnya, selalu siaga dan siap bergerak cepat setiap kali menerima laporan dari masyarakat.
Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, menegaskan bahwa penanganan pohon tumbang menjadi salah satu prioritas utama pihaknya, terutama karena kejadian tersebut kerap mengancam keselamatan warga serta mengganggu akses lalu lintas.
“Khusus untuk pohon tumbang, kalau ada laporan kami langsung bergerak ke lokasi. Prinsipnya, kami tidak hanya mengevakuasi tapi juga membantu masyarakat karena ini bagian dari pertolongan dan penyelamatan,” ujar Usman, saat dihubungi pada hari Minggu, (2/11/2025).
Menurutnya, tim BPBD memiliki peralatan yang memadai untuk menangani situasi darurat seperti pemotongan batang besar, evakuasi kendaraan terdampak, hingga pembersihan jalan dari sisa reruntuhan pohon.
“Untuk alat sendiri, dalam kapasitas personel dan perlengkapan yang kami miliki saat ini sudah bisa dikategorikan cukup, dengan catatan dilakukan pemeliharaan rutin secara berkala,” tambahnya.
Usman menjelaskan, tim lapangan dilengkapi dengan chainsaw, gergaji besar, tali evakuasi, hingga kendaraan operasional khusus, yang selalu disiapkan dalam kondisi prima di setiap sektor siaga BPBD. Pemeliharaan rutin dilakukan agar semua alat siap digunakan kapan pun terjadi kondisi darurat.
Selain kesiapsiagaan alat dan personel, BPBD juga memperkuat sistem koordinasi lintas instansi, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Perhubungan (Dishub), untuk mempercepat penanganan di lapangan. Dalam kasus tertentu, pihak PLN juga turut dilibatkan apabila pohon tumbang berkaitan dengan jaringan listrik.
Usman mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif mencegah potensi bahaya dengan cara memangkas pohon yang terlalu rimbun di sekitar rumah atau jalan lingkungan.
“Masyarakat bisa segera melapor ke call center BPBD jika melihat tanda-tanda pohon miring atau berpotensi tumbang. Kami akan tindak lanjuti secepatnya,” ujarnya.
Dengan langkah tanggap darurat dan koordinasi yang solid, BPBD Balikpapan berharap dapat meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.
“Kesigapan bukan hanya dari petugas, tapi juga dari kesadaran bersama. Dengan kesiapan alat dan koordinasi yang baik, kami ingin memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas,” pungkas Usman.






