oleh

Covid-19 di Balikpapan Klaster Perusahaan Mendominasi

BALIKPAPAN,kaltimonline.com-Mengawali hari kedua di tahun 2021, Satgas Penanganan Covid-19 mendata kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Balikpapan hari ini terus mengalami peningkatan. Laporan menyebutkan hari ini terdapat penambahan 92 kasus positif baru dimana klaster perusahaan atau pekerja migas dan tambang mendominasi.”masih dari kluster migas dan tambang terutama pekerja sub kontrak termasuk pelaku perjalanan,” terang Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, Sabtu (02/1/2021).
Angka ini tentu saja terus menjadi perhatian khusus tim Gugus Tugas Covid-19 terutama persebaran virus di klaster perusahaan. Untuk itu meminta perusahaan meningkatkan pengawasan pada pekerja sub kontrak serta melakukan skrining test. “Satgas berharap lebih ditingkatkan skrining test dan pengawasan pada pekerja sub kontrak,” harap dia.
Selain itu, dari hasil tracing  ditemukan klaster perusahaan property atau perumahan, perbankan termasuk juga tenaga medis puskesmas. Persebaran hingga di klaster tersebut tentu saja menjadikan angka peningkatan pasien postif berada di level tinggi di Balikpapan.
“Klaster kasus juga ditemukan pada perusahaan property, ini tentu lanjutan klaster perusahaan listrik, bank dan tenaga kesehatan di puskesmas,” bebernya.
Secara kumulatif jumlah positif covid-19 sebanyak 6.084 kasus, sebanyak 240 pasien jalani perawatan di rumah sakit, sebanyak 600 pasien isolasi mandiri, sebanyak 4.971 pasien sembuh dan 273 kasus kematian.
Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Balikpapan masih tinggi. Laporan Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan, ada penambahan 92 kasus positif baru dengan 2 kasus kematian.Dari jumlah itu, terdapat penambahan 49 kasus terkonfirmasi positif dengan riwayat suspek, diantaranya anak perempuan usia 8 tahun dan 13 tahun, serta 4 kasus KTP luar Balikpapan.Lalu terdapat penambahan 22 kasus terkonfirmasi positif dengan riwayat orang tantap gejala (OTG), diantaranya anak laki-laki usia 6 tahun dan 10 tahun, serta 3 kasus KTP luar Balikpapan.Kemudian terdapat penambahan 14 kasus terkonfirmasi positif dengan riwayat tracing, diantaranya anak laki-laki usia 7 tahun , 11 tahun dan 16 tahun, serta anak perempuan usia 12 tahun.(nok)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed