Residivis Spesialis Maling Aki Ditangkap Polisi

BALIKPAPAN,kaltimonline.com-Satreskrim Polresta Balikpapan berhasil membekuk pelaku spesialis pencurian aki berinisial AM (43) Rabu (30/12) lalu. Pelaku nekat mencuri  aki mobil yang terparkir di kantor yang kosong usai karyawan tengah menjalani libur tahun baru.. “Saat itu kantor sudah tutup. Setelah berhasil mengambil aki, pelaku seorang diri langsung meninggalkan lokasi,” kata Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Agus Arif Wijayanto saat pers rilis, Kamis (31/12/2020) .
Kronologis pencurian terjadi saat AM nekat merangsek masuk ke dalam kantor yang beralamat di kawasan Gunung Kembar, Jalan MT Haryono pada 20 September 2020 sekira pukul 18.00 Wita.
Pelaku lantas membuka paksa pintu kendaraan yang sedang terparkir. Kemudian mengambil sebuah aki yang ada di bawah jok kendaraan tersebut. Korban yang mengetahui aki kendaraan raib lantas melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
AM langsung diburu oleh Tim Beruang Hitam Satreskrim Polresta Balikpapan setelah menerima laporan dari korban.
Pelaku ditangkap bersama barang bukti hasil curian yang belum sempat dijual ke penadah.
Rabu (30/12) lalu sekitar pukul 02.00 Wita, AM dibekuk di rumahnya daerah Klandasan, Balikpapan Kota.
“Kita menangkap pelaku dengan dua barang bukti yang memang belum sempat terjual. Namun niat untuk menjual itu sudah pasti,” ujar Kompol Agus.
Polisi akan terus melakukan pendalaman terkait tindak pidana yang dilakukan oleh AM. Mengingat ada banyak laporan yang masuk terkait kehilangan aki.
“Kami akan melakukan penyelidikan lebih dalam serta intensif terhadap pelaku. Karena kita lihat masih ada beberapa TKP dan masih ada pengaduan-pengaduan dari masyarakat,” ungkapnya.
Sementara untuk rekam jejaknya, AM rupanya seorang residivis dengan kasus yang sama. “Dia residivis, spesialin pencurian aki,” ucap Kompol Agus.
Atas perbuatannya, AM disangkakan Pasal 363 KUHP Tentang Pencurian dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun.”Kita jerat dengan pasal pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tutup dia.(nok)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed