Ketua Komisi III DPRD Balikpapan Dukung Penuh Program Kawasan Tertib Lalu Lintas di MT Haryono

BALIKPAPAN — Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Yusri, menyatakan dukungan penuh terhadap program Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) yang tengah diterapkan di sepanjang Jalan MT Haryono. Pernyataan tersebut disampaikannya pada Selasa (25/11/2025) saat menghadiri agenda pembahasan bersama sejumlah pemangku kepentingan. Menurut Yusri, penerapan KTL merupakan langkah strategis untuk menata kawasan yang selama ini menjadi salah satu titik paling padat dan rawan kemacetan di Kota Balikpapan.

Yusri menjelaskan, MT Haryono bukan sekadar jalur penghubung utama, tetapi juga memiliki aktivitas ekonomi dan mobilitas yang sangat tinggi. Kepadatan itu semakin memburuk akibat kebiasaan sebagian pengendara yang memarkir kendaraan sembarangan di bahu jalan. Kondisi tersebut menyebabkan penyempitan jalur, memperlambat arus kendaraan, dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada jam sibuk. “Program KTL ini sangat penting untuk menata ulang perilaku berlalu lintas masyarakat. Mobil yang parkir sembarangan harus ditertibkan agar arus kendaraan lebih lancar,” tegasnya.

Selain mengganggu lalu lintas, Yusri turut menyoroti dampak pelanggaran parkir terhadap fasilitas umum (fasum). Ia menilai fasum seperti trotoar, bahu jalan, dan ruang publik lainnya di MT Haryono sering mengalami kerusakan karena dijadikan lokasi parkir yang tidak sesuai aturan. “Kalau dibiarkan, fasum akan terus rusak. Padahal fasilitas itu dibangun untuk kenyamanan warga, bukan untuk tempat parkir. Dengan adanya KTL, kita harap semua bisa lebih tertata,” ujarnya.

Di samping aspek penertiban, Yusri juga menekankan pentingnya menjaga infrastruktur pendukung kawasan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pembangunan dan perbaikan drainase di MT Haryono telah rampung 100 persen. Tinggal memastikan agar fungsinya berjalan dengan optimal, khususnya untuk mengantisipasi genangan air dan banjir kecil yang kerap menghambat lalu lintas saat hujan deras. “Drainase MT Haryono sudah selesai seratus persen. Kita harap tidak ada lagi genangan atau banjir kecil yang biasanya menghambat lalu lintas,” jelasnya.

Yusri menegaskan bahwa penataan parkir, pembenahan drainase, dan kedisiplinan berlalu lintas merupakan satu rangkaian kebijakan yang saling bertaut. Jika ketiganya dijalankan secara konsisten, maka MT Haryono akan menjadi kawasan yang lebih rapi, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan maupun warga sekitar.

Sebelum menutup pernyataannya, Yusri turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif mendukung program KTL. “Kami di DPRD mendukung, pemerintah sudah bergerak, tinggal masyarakat ikut mematuhi. Kalau semua disiplin, insyaallah MT Haryono akan jauh lebih baik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *